Pages

AHMAD BAROKAH

Pages - Menu

Senin, 16 Februari 2015

Membuat smudge photograhy atau Oil Painting menggunakan aplikasi HP

               Hallooo eperibadeh. Jumpa lagi kita.....!!!!!
Lagi rajin ngeblog nih ceritanya. Kali ini saia akan membagikan tutorial cara membuat foto smudge atau orang juga biasa menyebutnya dengan oil painting.
Kalau biasa proses smudge dilakukan dengan bantuan Photoshop, kali ini saia akan membagikan tips membuat oil painting dengan apps hp (android), maklum saia kan gak bisa Photoshop sama sekali kecuali cropping....hehehehe.

                Sebenarnya banyak cara dan tergantung selera juga. Jadi tips ini gak kaku kok, kalau rekan-rekan mau berimprovisasi ya monggo. Tips ini hanya berdasarkan pengalaman saia dan gak ada salahnya saia bagikan ke rekan-rekan.
Pertama adalah apps yang harus disiapkan atau ada di hp rekan-rekan.

Versi 1 => a. Snapseed
                  b. Lithic
                  c. Pixlr

Versi 2 => a. PicSay
                  b. Lithic

Baik saia jelaskan dulu yang versi 1.

1. Pilih foto yang akan kita smudge.
2. Buka di app Snapseed, atur saturation, brightness, contrast, warmth dll sesuai selera.
3. Setelah itu filter HDR Scape (ini juga sessuai selera).
4. Kemuadian kita SAVE, sebut saja foto ini dengan (Pict 1).
5. Buka app Lithic, pilih foto yang sudah kita edit di Snapseed (Pict 1).
6. Apply filter setelah itu jadilah foto smudge hitam putih, selanjutnya kita sebut saja (Pict 1 smudge).
7. Untuk membuat foto smudge kita jadi berwarna, kita buka Pixlr, pilih foto (Pict 1 smudge) yang baru saja kita Lithic.
8. Kemudian kita pilih Adjustment => Double Exposure => Browse (pilih foto (Pict 1)/ foto yang sudah kita edit pertama pakai Snapseed).
9. Atur oppacity antara 30%-50%.
10. Letakkan Pict 1 sepresisi mungkin dengan Pict 1 smudge.
11. Jadilah foto smudge berwarna. SAVE.

Selanjutnya kita coba cara versi 2.

1.  Buka PicSay, pilih foto yang akan kita edit. Resize dengan ukuran Width 415 Height 615. 


Foto original
2. Buka Lithic, pilih foto yang sudah kita resize di PicSay.
Kemudian kita save tanpa kita edit, ini sebagai copy foto yang masih berwarna.
Kita kasih nama file "foto 1". Jangan keluar dulu dari Lithic, langsung kita apply filter.
Hasilnya adalah sebagai berikut. Kita save dengan nama "foto 2".
Hasil Lithic
3. Kemudian kita buka PicSay, pilih yang kita yang kasih nama "foto 1", kemudian kita resize jadi Width 2048 x Height 3075 kemudian export => save.
Kasih nama saja "foto 1a". Tekan tombol back, kita muncul tampilan utama PicSay, kita pilih "foto 2".
Kita resize dengan ukuran Width 2048 x Height 3075, terus pilih Effect => Insert Picture pilih "foto 1a".
Mucul kotak dialog, OK-in aja, crop picture, OK.
Pada di atas layar ada tulisan "place picture 100%, geser bulatan di bawah layar (+) (-) ke tengah sampai 50%. Tinggal di-OK OK saja. Jadi deh. Jangan lupa export => SAVE.

              Pasti ada yang bertanya kenapa kok di-resize??
Agar file yang kita punya ukurannya besar sehingga tidak pecah saat di-zoom.
Terus kenapa foto 1 dan foto 2 di-resize dengan ukuran yang sama??
Supaya saat digabungkan kedua foto presisi. Jadi gak harus disesuaikan lagi seperti kalau kita pakai Pixlr (versi 1).

Hasil penggabungan (blended)



Berikut ini saia lampirkan beberapa contoh foto yang sudah saia buat:


Bengong
Ngoedoed
Nyengir
Mbah putri
Si Engkong
Ngeboel
Eyang Uti
Si Abah
          Sebenarnya prosesnya gak serumit yang dijelaskan. Banyak yang sudah bisa tanpa saia jelaskan sedetil ini. Intinya mau mencoba apa tidak. Selamat berkarya.

Terima kasih atas kunjungannya, jangan lupa g+ or share yah.......!!!! 

Selasa, 10 Februari 2015

Kopdar KoFiPon Chapter Jabodetabek at Kota Tua dan Pelabuhan Sunda Kelapa

               


                  Minggu, 8 Februari 2015 kemarin adalah Kopdar kedua KoFiPon yang aku ikuti. Rencana awal sebenarnya adalah KoFiPon diundang untuk mengisi seminar di salah satu perguruan tinggi di Jakarta, STIMIK Swadarma. Berhubung ada masalah teknis dari pihak penyelenggara, ya sudah akhirnya dialihkan menjadi kopdar karena terlanjur banyak member yang sudah mengosongkan jadwal buat acara ini.

                  Start jam setengah 9 pagi aku meluncur dari rumah. Untuk kali ini aku gak bawa anak bojo...repot (hihihi). Pasukan Olok Kopi Cikarang sudah menunggu di Depan Polsek Cikarang Barat (Aster). Cuaca gak mendukung vroooh, hujan dari pagi. Setelah menunggu setengah jam dan hujan ternyata ora reda juga, ya wez lah. We have no choice....terjang hujan. Jam 10 kami sampe di stasiun Bekasi, langsung beli tiket Commuter Line dan langsung menuju ke TKP.

                  Sepanjang jalan, kami menikmati perjalanan. Maklum,,,,,orang udik mau ke Jekardah vroooh. Liat gedung-gedung pencakar lagit....hahahahaha. Jam setengah 12 kami sampai di Kotu, langsung menuju titik kumpul. Janjian jam 10, jam 12 baru beberapa butir. Indonesia Bangeeet. Setelah menunggu sampe jam 2, manusia yang hadir sekitar 30an lembar. Lumayan lah....30 dari 18.000 members (tragis). Rembug-rembug-rembug...akhirnya nyari tempat buat kumpul dulu yang agak ademan. Deal di Museum Bank Indonesia. Tutup. Rembug-rembug-rembug akhirnya nemu spot di Museum Mandiri. Pas bingit di sono ada Pameran Komik, banyak cosplay vrooh tapi sayang ora sempet foto-foto. Tempatnya asyik, lumayan bersih dan sing penting adem.

                  Puas muter-muter kami pun kumpul di sebuah taman di tengah-tengah gedung. Ada yang makan, ada yang pacaran, ada yang foto-foto. Inti acara ini sih cuma kumpul-kumpul sama hunting foto. Ada sih rembuhan serius dikit tentang rencana Kopdar Nasional KoFiPon yang akan diselenggarain di Jakarta. Puas konkow-konkow kami pun menuju spot selanjutnya. Pelabuhan Sunda Kelapa.

                 Tempatnya gak jauh sih dari Kota Tua cuma kalo jalan kaki pegel juga. Kamipun naek bis, dengan ongkos 4000 rupiah per gundul. Seru acaranya. Lumayan buat mengusir kepenatan setelah 1 minggu kerja. Berikut foto dokumentasi yang sempet aku jepret dari kameraku dan kamera beberapa member lainnya.

                 Ditunggu kopdar-kopdar berikutnya..............\\(^_^)//

Foto Keluarga KoFiPon chapter Jabodetabek
Foto bareng cosplayer
Kongkow di depan Museum Bank Indonesia
Perjalanan menuju Pelabuhan Sundel
Mang Iwan Doeh Hermawan
Ekspresi ceria anak-anak KoFiPon
Ngeganjel perut dulu
Kebersamaan yang terjalin seketika
Khusu' ngegayem
Ms. Leni Blue
Mang Doeh & Ncang Musa
Ikhel Thekill & Pelangi kala Senja
Musa Hidayat in action
Foto Keluarga lagi
Pasukan Olok Kopi Cikarang (aku, paling kanan)
Crane
Senja di Sunda Kelapa
Gulungan kawat berkarat
Tumpukan drum kosong
Bongkar muatan
Pelabuhan Sunda Kelapa
Ngudud dulu anak muda

Kamis, 05 Februari 2015

Main Ciprat-Cipratan Air

                Januari itu identik dengan banjir. Jadi gak salah ada plesetan JANUARI = huJAN tUrun sepanjang hARI.....hahahahaha. Hujan dan banjir menu sehari-hari terutama daerah ibu kota.
Biarin dah Jakarta banjir, yang penting Cikarang aman. Egois.
Ngomong-ngomong soal banjir, gak bisa dipisahkan dari yang namanya AIR. Setelah dulu saya sempet main-main dengan AIR dan MINYAK, sekarang saia tertarik buat motret cipratan air.
Cuma sekarang udah naik level, gak pake kamera hape lagi. SLR cekelane coooy!!!

                Sebenernya inspirasinya dari Mas Yulius Galih Aji Santoso (ig : @yugajisu), doi sering banget posting foto cipratan air atau water splash. Akhirnya saia tertantang buat mencoba. Otodidak mamen!!!
Jam 3 pagi saia biasa bangun buat nemenin anakku begadang, cuma tadi malam tumben doi gak begadang. Bingung mau ngapain, ya akhirnya iseng deh bereksperimen bikin foto water splash.

                 Peralatan pun disiapkan:
1. Kamera
2. Mug
3. Baskom
4. Mini tripod
5. Sendok makan
6. Air kran (banyu sumur yo enthuk)

                  Langkah pertama adalah meletakkan mug di baskom, usahakan tinggi mug lebih tinggi dari baskom. Kenapa ditaruh di baskom???
Biar air cipratan dari mug gak blepetan kemana-mana. Gimana??? Cerdas kan saia.....hehehehe
Selanjutnya tuang air ke dalam mug sampe penuh.

                   Pasang kamera di tripod, nyalain, setting untuk pemotretan macro (langsung saja puter knop ke arah gambar bunga...hahahahaha) dan arahkan ke atas permukaan air. Pindahkan opsi tampilan ke monitor (bukan viewfinder). Letakkan jari tangan kanan anda di atas permukaan air di mug.  Kunci fokus kamera di jari anda. Lalu ubah opsi tampilan kembali ke viewfinder. Set timer 10s (maklum....saia gak punya remote). Tekan shutter.................begitu lampu merah berhenti kedap kedip (nyala terus), tuang air dari sendok (jangan ambil air yang di mug) sedikit demi sedikit.

JEPREEEEEEET.....!!!!!!!!!!!!!!!!!!

Cek hasil di monitor dan TAAA      RAAAA   !!!!!!!!

Ini beberapa contoh hasilnya:

Main air

(lagi) asyik main air
saatnya bilang "SEMPOA"
ini yang terakhir

Double droplet
Tetes susu

Sempurna!!!!
Jangan pernah malas berkreasi.....
Selamat mencoba :)

Salam dari anak desa, ngapak !!!!!!
Salam Jepret !!!!!!!